Healthy
Penderita AIDS di Jogja Meningkat Tajam.
Yogyakarta, Kominfo Newsroom – Jumlah penderita HIV/AIDS di Provinsi DIY dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang cukup tajam, dan sampai dengan tahun 2008 tercatat sebanyak 547 penderita HIV/AIDS di daerah tersebut.
”Data ini setidaknya sejak tahun 2003 telah mengalami peningkatan lebih dari 10 kali lipat,” kata dr Sarminto M.Kes, Kabid. Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi DIY di Yogyakarta, Senin (7/7).
Ketika berbicara dalam lokakarya penanggulangan HIV/AIDS di Kompleks Kepatihan, Danurejan, tersebut, ia juga mengatakan, tahun 2003 penderita HIV/AIDS di DIY baru 31 orang.
Kemudian tahun 2004 meningkat menjadi 139 orang, tahun 2005 menjadi 221 orang, tahun 2006 bertambah menjadi 296 orang, tahun 2007 bertambah lagi menjadi 393 orang, dan terakhir hingga Juni 2008 sudah mencapai 547 penderita.
Menurut Sarminto, jumlah tersebut sebenarnya lebih besar lagi mengingat hanya sekitar 16 persen saja penderita yang berhasil ditemukan dan dilaporkan, sedang 84 persen lainnya belum berhasil ditemukan dan dilaporkan.
Ia memprediksi target penurunan penderita HIV/AIDS akan mengalami kesulitan. Untuk itu ia berharap pihak kabupaten/kota bisa menemukan dan mengangkat para penderita yang belum ditemukan ini.
”Ini kan ibarat gunung es. Jumlahnya saya rasa akan lebih banyak lagi sebab baru sekitar 16% penderita yang berhasil kita temukan dan dilaporkan,” ujar Sarminto seraya menjelaskan bahwa dari jumlah penderita HIV/AIDS tersebut sebagian besar disebabkan akibat heteroseksual serta pemakaian jarum suntik untuk narkoba dengan penderita yang sebagian besar berada di usia produktif.
Dari data di Dinas Kesehatan Provinsi DIY juga telah ditemukan penderita di usia balita, anak jalanan hingga pada transfusi darah. ”Sudah ada 8 balita yang kena HIV/AIDS akibat tertular ibunya. Selain itu ada pula dari anak jalanan bahkan di transfusi darah meski jumlahnya sedikit,” kata Sarminto (www.pemda-diy.go.id/dd/toeb)




